KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM.
Judul Buku :
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM.
Penyusun :
Dr. M. Hidayat Ginanjar, M.Pd.I.
Editor :
Dr. Arijulmanan, M.H.I.
Desain Cover :
Dika Omansyah, S.Pd.
Lay Out :
Saefullah, S.H.
Cetak : PERTAMA, Oktober 2025
ISBN :
Penerbit :
Al-Hidayah Press.
Jl. Raya Dramaga KM.7 No.29, RT.03/RW.02, Margajaya, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat 16116
SINOPSIS
Buku ini menyajikan kajian komprehensif mengenai konsep dan praktik kepemimpinan dalam pendidikan Islam dengan pendekatan integratif antara nilai-nilai spiritual, etika kenabian, dan teori kepemimpinan modern. Didesain sebagai referensi akademik dan praktis, buku ini menjadi panduan bagi dosen, mahasiswa, kepala madrasah, dan para pengelola lembaga pendidikan Islam untuk memahami bagaimana seorang pemimpin dapat membangun organisasi pendidikan yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Pada Bab I dan II, pembaca diperkenalkan pada landasan konseptual kepemimpinan dalam perspektif Islam serta perannya dalam dunia pendidikan. Diuraikan pula perbedaan mendasar antara kepemimpinan dan manajemen, serta ruang lingkup kepemimpinan pendidikan Islam yang melibatkan aspek spiritualitas, moralitas, dan tanggung jawab sosial.
Bab III dan IV menggali dimensi historis dan teoretis kepemimpinan, mulai dari figur-figur pemimpin Islam klasik hingga teori kepemimpinan modern. Bab ini juga menyoroti pentingnya integrasi antara teori Islam dan praktik kontemporer, termasuk isu gender dalam kepemimpinan pendidikan.
Bab V dan VI membahas karakteristik ideal seorang pemimpin pendidikan Islam, mencakup syarat, fungsi, nilai moral, kompetensi, dan keterampilan yang harus dimiliki. Selain itu, dijelaskan berbagai strategi kepemimpinan yang efektif, seperti pendekatan transformasional, spiritual, dan kenabian yang relevan untuk lembaga pendidikan di era digital dan disrupsi 4.0.
Pada Bab VII hingga IX, buku ini mengulas peran pemimpin dalam pengembangan kurikulum, pengelolaan sumber daya manusia, serta manajemen keuangan di lembaga pendidikan Islam. Penekanan diberikan pada pentingnya inovasi kurikulum, profesionalisme guru, transparansi keuangan, dan akuntabilitas lembaga.
Bab X dan XI memperluas pembahasan ke aspek budaya dan teknologi pendidikan. Pemimpin pendidikan dituntut mampu menciptakan budaya sekolah yang positif, menginspirasi inovasi, serta mengelola transformasi digital dengan bijak.
Bab XII dan XIII mengkaji tantangan dan peluang kepemimpinan pendidikan Islam di tengah perubahan global dan lokal, sekaligus menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat, kolaborasi dengan organisasi Islam, dan pengembangan program berbasis komunitas.
Sebagai penutup, Bab XIV menampilkan berbagai role model kepemimpinan di lingkungan pesantren, madrasah, dan sekolah umum. Melalui studi kasus dan rekomendasi praktis, bab ini menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan Islam dapat diterapkan secara nyata dalam berbagai konteks kelembagaan pendidikan.
Buku ini tidak sekadar menggabungkan aspek teoritis dan praktis, tetapi juga menonjolkan dimensi spiritual yang kaya makna. Disusun dengan gaya ilmiah yang tetap mudah diterapkan, karya ini sangat relevan dijadikan acuan utama dalam kajian kepemimpinan pendidikan Islam di lingkungan perguruan tinggi, program pelatihan kepala sekolah atau madrasah, serta kegiatan peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam.